Download BUKU Dakwah Rasul SAW Metode Supremasi Ideologi Islam

Orang Buta Ikut Aksi Bela Tauhid 212



AKU TAK MELIHAT AKSI 212,
TAPI ENERGINYA DAHSYAT TERASA.


Itu kata teman saya Lek Kamno. Orang yg diuji Allah dengan kehilangan fungsi indera matanya itu ketika sepulang dari Aksi 212 di Monas Jakarta.

Bliau tinggal di Jogja, bahkan sehari2 utk azan di masjid saja masih sering menabrak tiang, berulang kali jidatnya berdarah...

Tapi begitu mendengar acara 212 Bliau semangat... "Asal ada yg mau saya pegang tangannya utk jalan, saya siap berangkat".

Maka dengan segala keterbatasannya bliau ikut rombongan naik kereta ekonomi PP, jalan kaki dari Stasiun Senen ke Monas. Tak henti2nya takbir bliau teriakkan sambil terus mengibarkan Panji hitam Rosululloh.

Ketika ditanya apa motifnya??
"Aku ingin ummat ini bersatu di bawah panji Rosul, aku ingin mati di bawah kalimat Laa ilaaha Illalloh".

Allohu Akbar! Semoga Allah ridho padamu Lek, juga orang2 di sekitarmu yg menuntunmu utk selalu ikut berjuang di jalan Allah.

#Spirit 212
#AksiBelaTauhid212

#BelaTauhid212 
By Haris






Pengklaiman Ajaran Islam Oleh Kelompok Tertentu



 
Copas:

PENGKLAIMAN AJARAN ISLAM OLEH KELOMPOK TERTENTU.

Islam adalah Agama yg diturunkan Allah SWT Kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengatur Hubungan Manusia dg Allah SWT, untuk mengatur Hubungan Manusia dg dirinya Sendiri, untuk mengatur Hubungan Manusia dg Manusia yg lainnya.

Islam Jelas diturunkan tidak untuk Golongan tertentu, untuk bangsa tertentu ataupun untuk suku tertentu. Islam diturunkan oleh Allah SWT kpd Nabi Muhammad  saw untuk seluruh Alam semesta (Manusia, Hewan, bahkan Tumbuh2an Dll).

Kehadiran islam Khusus nya Bagi Manusia untuk memberikan petunjuk dari mana manusia berasal? untuk apa manusia diciptakan? dan Mau kemana Manusia setelah alam dunia ini??

Didalam Al-Quran juga sudah jelas bahwa Manusia yg paling mulia tidak dilihat Golongan, Suku dan Bangsa nya tetapi dilihat dari ketaqwaannya.

Setelah Memahami ini maka tidak ada orang Kelompok, bangsa manapun yg berhak mengaku paling berhak menjadi satu satunya yg akan masuk surga, yang berhak mengklaim yg memiliki islam, dan yg berhak paling ahlussunnah.

Pengklaiman tersebut Karena tidak faham atau Memang sdh mati mata hatinya yg lama telah dibutakan dunia.

Ajaran2 islam dan syiar syiar islam merupakan milik bersama umat islam dari Golongan, suku, bangsa manapun tanpa terkecuali, Maka sungguh tepat langkah dakwah Hizbut Tahrir yang tidak pernah mengklaim bahwa Ajaran KHILAFAH, Bendera Tauhid itu milik Hizbut Tahrir, Bahkan dalam setiap dakwah menyampaikan bahwa Syariah, KHILAFAH dan BENDERA Tauhid adalah Ajaran islam Milik Umat Islam, maka dari itu menjadi kewajiban Seluruh kaum Muslim untuk menegakkan dan menjaganya.

Pengklaiman Ajaran Islam hanya akan menjadi sekat sekat ashobiyah yang menimbulkan perpecahan, misalnya siapa Ahlussunnah? Banyak Kelompok 2 yg mengklaim bahwa mereka ahlussunnah dan diluar Kelompok mereka bukan Ahlussunnah, padahal yg namanya Ahlussunnah adalah Kelompok yg senantiasa berpegang teguh dg Sunnah Nabi SAW, Kelompok manapun dari manapun yg memegang Sunnah Nabi SAW dialah Ahlussunnah. Maka tidak layak sebuah Kelompok mengklaim Kelompok nya satu satunya Ahlussunnah.

Kalau ada Kelompok yg memaksakan bahwa bendera Tauhid yg biasa dibawa oleh HT itu adalah benderanya HT, mungkin selama ni sdh menjadi kebiasaan mereka mengklaim Bahwa islam merekalah yg paling benar, sehingga mereka membuat buat istilah islam, misal islam NUSANTARA, ISLAM Indonesia,  Aswaja dll,

Maka menjadi tidak heran ketika Hizbut Tahrir merasa bahwa BENDERA Tauhid bukanlah semata2 milik mereka, ada Kelompok yang memaksa bahwa Bendera Tauhid harus milik Hizbut Tahrir, entah apa latar belakang mereka memaksa BENDERA Tauhid harus milik Hizbut Tahrir.

Bagi umat islam yg senantiasa ingin Menjaga ukhuwah Islamiyah, menengesampingkan kepentingan Kelompok mereka dan mereka menginginkan adanya simbol pemersatu umat, maka ketika didakwahkan oleh Hizbut Tahrir selama puluhan tahun, pelan dan pasti mereka menerima simbol pemersatu yaitu bendera Tauhid yg Memang berasal dari dalil2 As-Sunnah Sabdah Nabi SAW. Maka sungguh mengherankan bila ada Kelompok yang mengklaim sebagai Kelompok Ahlussunnah tetapi malah justru menolak syiar syiar islam yg berasal dari As-Sunnah.

Yuk kita biasakan bahwa ajaran islam, syiar islam adalah milik semua umat islam diseluruh dunia bukan milik Golongan, suku dan bangsa tertentu.

Wallahu a'lam bisshowab..

(Hamba Allah SWT, tinggal diBumi Allah SWT,)

PERNYATAAN SIKAP ULAMA YOGYAKARTA #BelaBenderaTauhid



PERNYATAAN SIKAP ULAMA YOGYAKARTA #BelaBenderaTauhid
24 Oktober 2018

YOGYAKARTA – Mudzakarah Ulama’ Ahlussunnah Wal Jama'ah yang bertajuk Pernyataan sikap #BelaBenderaTauhid di Joss Room Pesantren At-tasniim Yogyakarta pada pukul 20.00 pada Rabu (24/10).

“Setiap kaum itu punya semboyan kebanggaan. Dan semboyan yang paling agung untuk kaum muslimin adalah kalimat tauhid,” ujar Ustadz Iful Fitrah Al Kandari pembina pesantren At Tasniim Yogyakarta. Mudzakarah ulama ini dihadiri puluhan ulama seluruh provinsi DIY.
Pembicara lain dalam acara tersebut adalah Ustadz Abu Hanif, dan Ustadz Abah Narko A Fikri. Ustadz Abu Hanif sebagai pembicara pertama memaparkan tentang keprihatinannya terkait masalah pembakaran bendera tauhid.

Terdapat 3 perkara syubhat dari argumentasi mereka.
Pertama adalah membakar bendera/ panji bertuliskan kalimat Allah diqiyaskan dengan Al Qur'an. Illat-nya ngawur dan mengada-ada. Dulu al fakir banyak membakar mushaf di pesantren karena banyak mushaf yang rusak, namun (sekarang malah) diqiyaskan bendera, bukan dalam kondisi tercecer, namun dikibarkan.
Kedua, mereka tuduhkan bendera ormas tertentu, padahal jelas itu adalah bendera yang sesuai hadist Rasul. Bahkan, Jika kita lihat videonya malah bendera merah putih yang tercecer.
Ketiga, membakar bendera tauhid sama kayak Rasul membakar masjid dhirar, masjid orang munafik, lalu rasul membakarnya, dan rasul sudah menjadi kepala negara. Bukankah sekarang, belum ada kepala negara Islam?

Pernyataan tersebut dikuatkan dengan pemaparan Ustadz Iful Fitrah Al Kandari tentang posisi liwa rayah dalam pandangan islam.

Kebodohan berlapis bagi mereka yang membakar bendera tauhid.
Kebodohan pertama, mereka tidak tahu jika itu bendera Rasul.
Kebodohan kedua, mereka tidak tahu kalau Hizbut Tahrir  tidak pernah mengklaim bendera tersebut sebagai bendera organisasi.
"Bendera dan panji rasul menunjukkan bendera dan panji kaum muslim, karena apa yang menjadi seruan bagi rasul sama seperti seruan bagi kaum muslimin," tutup Ustadz Iful Fitrah Al kandari.

Acara tersebut diakhiri dengan pernyataan sikap dari Abah Narko A Fikri bahwa ulama menghimbau pelaku harus dihukum berdasarkan hukum Islam. Abah narko juga mengajak untuk umat islam bersatu dan tidak terpecah-belah seperti saat ini.[L]

Download BUKU Dakwah Rasul SAW Metode Supremasi Ideologi Islam