Page

Apa Kejahatan Mengatakan Kebenaran: Demokrasi Gagal Dan Khilafah Solusi


Apakah sebuah kejahatan jika mengatakan seruan kebenaran bahwa Demokrasi adalah Sistem Gagal, Khilafah adalah Satu-Satunya Solusi?

Sembilan anggota Hizbut Tahrir Malaysia (HTM) telah ditahan oleh polisi pada saat konvoi mobil di seputar Muar, Johor kemarin (11/03/2017). Mereka ditahan di Markas Polisi Muar bersama 6 mobil yang ditempeli sticker bertuliskan "Demokrasi adalah Sistem Gagal, Khilafah adalah Solusi Satu-Satunya." Konvoi itu diorganisasi oleh Hizbut Tahrir dalam upaya untuk mengingatkan kaum Muslimin terhadap dihancurkannya Khilafah 93 tahun lalu, yang terjadi pada 3 Maret 1924. Konvoi ini juga bermaksud mengekspresikan fakta bahwa sistem demokrasi khususnya di Malaysia dan umumnya di dunia Muslim, sejak diruntuhkannya Khilafah, telah gagal; dan bahwa satu-satunya solusi bagi masalah Umat secara umum adalah penegakkan kembali Khilafah, yang dengannya al-Qur'an dan as-Sunnah akan diterapkan sebagai jalan hidup kita dalam semua aspek.

Sembilan orang yang ditahan telah dipenjara semalaman sebelum dibawa ke pengadilan Magistrate hari ini untuk keputusan lanjutan. Pengadilan memberi waktu 4 hari terhitung dari hari ini (12/03/2017). Usaha pengacara untuk bertemu mereka ditolak oleh polisi. Penangkapan terjadi setelah 4 anggota HTM dituntut di Pengadilan Shariah Hulu Langat belum lama ini dengan tuduhan menghina otoritas relijius di Selangor dengan bersikap bertentangan dengan fatwa yang melarang Hizbut Tahrir. Sebelumnya, Komisi Komunikasi Dan Multimedia Malaysia telah menjatuhkan pemblokiran atas website HTM dan semua website Hizbut Tahrir seluruh dunia.

Inilah "kebebasan berpendapat" yang terjadi dan yang dijunjung di bawah sistem demokratis! Suara untuk menegakkan kembali Khilafah diblokir secara ganas, sementara suara-suara yang menyerukan sekularisme, liberalisme, pluralisme, LGBT (lesbian, gay, bisexual dan transgender), termasuk suara-suara yang menghina hukum-hukum Islam oleh beberapa kelompok tertentu, malah diabaikan!
Aktivitas Islami yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir telah dikekang dan dihalangi dengan berbagai cara, sementara bermacam kejahatan dan kemungkaran semacam suap-menyuap dan korupsi di kalangan penguasa, berjalannya pusat perjudian, pabrik-pabrik miras, konser amoral, kegiatan klenik oleh para dukun secara terang-terangan, kontes kecantikan, aktivitas geng, pencurian, perkosaan, penculikan dll., masih tidak ditangani dan beberapa malah sengaja dibiarkan!

Tampak sekarang bahwa mengekspresikan "demokrasi sistem gagal" telah menjadi sebuah kejahatan di Malaysia! Dan parahnya lagi, mengekspresikan bahwa Negara Khilafah adalah satu-satunya solusi bagi kaum Muslimin, juga dianggap sebuah kejahatan! Hal ini terjadi meski perkataan mulia Nabi Saw. telah jelas menjelaskan bahwa pemimpin kaum Muslimin adalah Khalifah dan bahwa negara untuk kaum Muslimin adalah Khilafah, yang akan segera -dengan izin Allah- ditegakkan kembali untuk menaungi dunia setelah berakhirnya era kediktatoran hari ini. Mengatakan apa yang pernah dikatakan oleh Rasulullah Saw. sekarang telah dijadikan sebuah kejahatan oleh polisi dan pemerintah!

Wahai para penguasa! Ketahuilah bahwa Hizbut Tahrir akan terus menyuarakan bahwa demokrasi sistem kufur dan sistem gagal bersumber dari hawa nafsu Barat dan adalah haram bagi Muslim untuk mengambilnya, menerapkannya dan menyebarkannya. Ketahuilah bahwa Hizbut Tahrir tidak akan berhenti menyeru kepada Islam dan Khilafah, dalam upaya mulia kami untuk mewujudkannya kembali, karena Khilafah adalah satu-satunya sistem Islam untuk menggantikan sistem kufur dan cacat demokrasi.

Wahai para penguasa! Kamu bisa menahan sebanyak mungkin anggota Hizbut Tahrir sesukamu, tapi kamu tidak akan pernah menghentikan dakwah Islam oleh Hizbut Tahrir, apalagi menghalangi kembalinya Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian yang diperjuangkan Hizbut Tahrir dan umat dan yang telah dijanjikan oleh Nabi Saw. Ambillah pelajaran bahwa kamu bisa memilih untuk terus menghambat dakwah dan untuk terus hidup dengan kemuliaan dan kehormatan di bawah Negara Khilafah yang akan segera ditegakkan-kembali dengan kehendak Allah Swt. Kami mengingatkan kamu sekarang karena sekarang (di dunia ini), kamu masih bisa memilih, sementara nanti di Akhirat, hanya akan ada penyesalan demi penyesalan bagi mereka yang berpaling dari peringatan.

"...Dan kamu akan melihat orang-orang yang lalim ketika mereka melihat azab berkata: "Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia)?" (TQS. Asy-Syura: 44)

"Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala." (TQS. al-Mulk: 10)

Tarakhir, lepaskan semua anggota Hizbut Tahrir yang kamu tahan, sehingga di Akhirat semoga Allah membebaskanmu dari siksaan-Nya yang pedih.

Bacaan: Khilafah.com
---


Tindakan tercela terhadap Muslim seperti ini semakin membangkitkan keinginan umat Islam di seluruh dunia untuk segera mengakhiri rezim represif beserta kekuasaannya dan merindukan kepemimpinan Islam sejati dengan Negara Khilafah yang melindungi Islam dan kaum muslimin. 

Khilafah adalah kewajiban dalam hukum Islam untuk memastikan kehidupan yang mulia dan memenuhi segala hak-hak umat, dan memastikan dijalankannya kewajiban umat. 
Inilah sistem yang prioritasnya tidak terletak pada penjagaan kursi kekuasaan penguasa, raja-raja, atau partai politik, melainkan pada penjagaan pelaksanaan Islam yang benar termasuk menegakkan keadilan dan memenuhi kebutuhan setiap individu warga negara. 
Inilah rezim Islami yang mewajibkan Umat untuk melakukan koreksi atas setiap penindasan, korupsi, atau kelalaian tugas para penguasa dan untuk itu difasilitasi dengan banyak cara bukan diperangi. Inilah sistem di mana akuntabilitas, transparansi, dan aturan hukum Islam adalah prinsip-prinsip pemerintahan sebagaimana telah ditetapkan oleh Islam.